Selasa, 23 Juli 2019

PROGRAM JAVA Get IP, Get Name, IP to Name, Ns Lookup


PROGRAM  JAVA
Berikut ini saya akan menjelaskan cara melihat IP Address, Nama, dan lookup pada komputer menggunakan program java. 
  • Get IP

Listing Program

Untuk melihat ip address tersebut. Pada line pertama programini terdapat syntax import java.net.*;, sintax ini berfungsi untuk mengimport semua library yang berada di dalam folder net pada folder java. Library yang di import ini akan digunakan untuk menampilkan ip address komputer kita. Pada line kedua terdapat syntax public class getip {, syntax tersebut menyatakan sebuah class dengan nama getip. Pada line ketiga terdapat syntax public static void main(String args[]) throws Exception {, syntax tersebut menyatakan class getip yang merupakan class utama pada program penampilan ip address tersebut. kemudia InetAddress host = null; digunakan untuk mendeklarasikan InetAddress terhadap objek host yang memiliki nilai awal null. host = InetAddress.getLocalHost(); menyatakan bahwa objek host di beri nilai yaitu InetAddress.getLocalHost(). byte ip[] = host.getAddress(); sytax ini menyatakan bahwa kita membuat sebuah variable yg bertipe data array byte yang bernama ip yang dimana isinya di ambil dari host.getAddress(), artinya dia memanggil method getAddress pada objek host yang telah di deklarasikan tadi. Lalu dibuat perulangan untuk mencetak ip address computer tersebut.
 Output Program
  • getName

Listing Program

Penjelasan program dan cara merunningnya sama seperti getip pada sebelumnya. Yang membedakan adalah jika pada program getip menggunakan syntax host.getAddress(); untuk mengetahui ip computer yang sedang kita pakai, maka pada program getname menggunakan syntax host.getHostName(); untuk menampilkan nama computer yang kita pakai.
Output

  •  IPtoName


Listing Program

Pada line pertama terdapat syntax import java.net.*;, syntax ini digunakan untuk mengimport semua library yang berada di dalam folder net pada folder java., kemudian kita buat class bernama IPtoName. Selanjutnya diberikan statement if dimana jika argumen panjangnya sama dengan 0 maka cetak nama pemakai dan IPtoName lalu program akan kembali ke semula dan program akan mendeklarasikkan String host yaitu 0 dan InetAddress address bernilai null. Kemudian program akan mengulang ke bagian address yang terdapat di InetAddress pada host kemudian apabila perulangan tersebut tidak terpenuhi maka akan mencetak invalid IP – malformed ip.
Output
  • NsLookup

Listing Program

Pada line pertama terdapat syntax import java.net.*;, syntax ini digunakan untuk mengimport semua library yang berada di dalam folder net pada folder java. Kemudian program akan masuk ke dalam class program yang bernama NsLookup. Pada program utama ini akan mencetak Pemakai : Java NsLookup hostname kemudian akan mendeklarasikan String host adalah 0 dan InetAddress address bernilai null kemudian apabila host tidak dikenal maka akan tampil Unknown host. byte ip[] = host.getAddress(); syntax ini menyatakan bahwa kita membuat sebuah variable yg bertipe data array byte yang bernama ip yang dimana isinya di ambil dari host.getAddress(), artinya dia memanggil method getAddress pada objek host yang telah di deklarasikan tadi. Lalu dibuat perulangan untuk mencetak ip address computer tersebut.

Output


Selasa, 22 Januari 2019

pengertian web server dan konfigurasi web server Apache


Pengertian Server atau Web server

Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.

Fungsi Server atau Web Server

Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar dan banyak lagi.

Salah satu contoh dari Web Server adalah Apache. Apache (Apache Web Server – The HTTP Web Server) merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.

Beberapa dukungan Apache :

Kontrol Akses

Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP CGI (Common Gateway Interface) Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl)
PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor)
Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php). Hal ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik
SSI (Server Side Includes)

Web server Apache mempunyai kelebihan dari beberapa pertimbangan di atas :


  • Apache termasuk dalam kategori freeware.
  • Apache mudah sekali proses instalasinya.
  • Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.
  • Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file konfigurasi.
  • Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.

Konfigurasi Web Server Apache

Konfigurasi Server
1. Pertama tentu saja install terlebih dahulu apache/httpdnya dengan perintah yum install httpd -y


2. Tunggu hingga installasi selesai, seperti gambar dibawah


3. Jika sudah selesai, sekarang atur file konfigurasi dari httpdnya dengan perintah nano /etc/httpd/conf/httpd.conf


4. Cari baris ServerAdmin dan masukan email anda, disini karena hanya untuk tes saya menggunakan email palsu. ini digunakan ketika ada error pada web server maka browser akan meminta client untuk menghubungin email tersebut


5. Lalu cari baris <Directory "/var/www"> lau dibagian AllowOverride ganti none menjadi All ini dimaksudkan agar folder /var/www bisa diakses oleh client, karena didalam folder ini akan diisi dengan file index.html


6. Lalu cari baris DirectoryIndex, lalu tambahkan disamping syntax tersebut index.html index.cgi index.php ini dimaksudkan agar apache/httpd bisa menjalankan file index dengan ekstensi html, cgi, dan php


7. Lalu cari baris server name. dan ubah www.example.com menjadi domain anda. hilangkan juga tanda pagarnya agar syntaxnya berjalan. lebih jelasnya lihat dibawah. jika sudah jangan lupa di save


 Ubah menjadi


8. Lalu tambahkan service http pada firewall dengan perintah firewall-cmd --permanent --add-service=http lalu restart firewall dengan perintah firewall-cmd --reload



9. Setelah itu coba akses domain anda di browser, maka akan muncul halaman testing apache, untuk mengganti halaman ini kita harus menambahkan index.html sendiri



10. Buat file index.html dengan perintah nano /var/www/html/index.html


11. Lalu buat scriptnya seperti dibawah atau jika ingin buat sendiri silahkan, jika sudah jangan lupa disave


Verifikasi client
Coba akses lagi di browser maka akan tampilannya akan berubah seperti dibawah