Selasa, 10 Januari 2017

Hecker dan Cracker


Pengertian Hacker dan Cracker

Sering kali kita dengar tentang hacker dan cracker di dunia Teknologi ini, meskipun begitu banyak yang tidak tahu apa itu cracker dan hacker. nah berikut pengertiannya
Hacker.
Hacker ialah sebuah kata atau kalimat sebutan bagi seseorang di dunia maya yang sangat memberikan manfaat dalam dunia teknologi, mereka menyempurnakan kecanggihan , membuat aplikasi yang bermanfaat, dan menyebarkan aplikasi ini pada orang lain, dan juga membantu pengguna pengguna internet untuk memahami perkembangan sistem operasi(OS) dan juga perkembangan teknologi di dunia internet. Hacker inipun dapat dibilang sebagai orang yang mempunyai keahlian dalam bidang komputer dan juga mempunyai pengetahuan di dalam bidang tehnologi. Hacker ini dibagi menjadi 3 golongan , yang diantaranya adalah.

1.            white hat hacker, atau hacker bertopi putih ini ialah hacker yang termasuk dalam golongan baik. hacker ini meneliti dan melindungi suatu sistem pada komputer. hacker bertopi putih ini sangat membela kebenaran dalam dunia teknologi .

2.            Grey Hat Hacker, atau Hacker Bertopi abu abu, hacker golongan ini ialah hacker yang terkadang berpihak putih atau baik, dan juga terkadang berpihak pada hacker hitam.

3.            Black Hat Hacker, atau hacker bertopi hitam ini ialah golongan hacker yang jahat dan bersifat buruk. hacker ini biasanya merusak, menghancurkan, dan juga mencuri data yang terdapat pada komputer. dan hacker golongan hitam ini yang merusak nama baik para hacker golongan putih.

Cracker.
Cracker ialah sebuah kata atau kalimat sebutan untuk orang orang yang suka merusak dan menghancurkan sebuah sistem yang terlindungi oleh para hacker. cracker ini bisa juga dibilang golongan hitam pada hacker. cracker ialah orang yang memberikan banyak kerugian dalam dunia internet, cracker ini berdrogma negatif dalam perkembangan dunia teknologi. Cracker ialah orang-orang yang menguji dan juga mencari bug/celah dan kelemahan dari suatu sistem komputer, lalu menyusup dan menerobos sistem itu lalu merusaknya, menghancurkannya dan mencuri data data dari sistem tersebut.
Perbedaan Hecker dan Cracker
1      Hacker merupakan seseorang yang melakuka penyusupan dan peretasan ke dalam suatu sistem saja, sedangkan cracker masuk dan menyusup ke dalam sistem atau jaringan untuk tujuan yang destruktif
2.       Hacker banyak memberikan masukan kepada developer mengnai kelemahan dari sistem yang dikembangkan, sedangkan cracker tidak
3.       Hacker pada dasarnya merupakan pekerjaan yang “baik” karena membantu mencari kelemahan sistem, sedangkan cracker lebih sering dikonotasikan dengan hacker yang jahat

4.       Hacker melakukan tugasnya untuk membantu developer dalam mengembangkan sistem, terutama dari segi keamanan sistem, sedangkan cracker bekerja untuk motif – motif tertentu, seperti pembalasan dendam, pembajakan, serta pengambilan keuntungan pribadi dari hasil penyusupan ke dalam sistem.
Jenis-jenis serangan dari Cracker dan Hecker
1.       IP Spoofing, juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ‘mengakali’ packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda.
2.       File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bias membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang.
3.       Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.
4.       Flooding & Broadcasting, Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bias menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua station yang berada dalam network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.


  • Daftar pustaka:

Ajriya, farhan. ”Pengertian Hecker dan cracker”. 2 February 2015. http://artikeljaringancomputer.weebly.com/kumpulan-artikel-jaringan-komputer/pengertian-hacker-dan-cracker
Dini. ”5 perbedaan hacker dan cracker komputer”. 30 Januari 2016. http://dosenit.com/jaringan-komputer/security-jaringan/perbedaan-hacker-dan-cracker
The blues. “Jelaskan beberapa bentuk serangan yang digunakan oleh hacker dan cracker”. 30 oktober 2008. http://ario93.blogspot.sg/2008/10/4_30.html